Selasa, 10 Mei 2016

Pentingnya Memberitahukan Resi Pengiriman Kepada Penerima!


Soal tanggung jawab yang sering terlupakan...

Di zaman sekarang, yang sangat kental dengan yang namanya informasi dan komunikasi digital, kegiatan dan pelaku ekonomi pun berpindah menjadi bersifat online. Beli ini, beli itu, semua serba ada dan kita tidak perlu repot-repot tinggal duduk manis di rumah menunggu kiriman. Tetapi… ibarat anak panah yang melesat, kiriman kadang meleset? Apa antisipasinya? 


Pertama dan yang utama, beritahukanlah RESI PENGIRIMAN kepada konsumen ataupun pembeli. Dari pengalaman yang sudah-sudah, saya pernah memesan sesuatu, dan karena percaya saja dengan penjual bahwa barang akan dikirim setelah transfer dan yang bersangkutan bilang, “Barang sudah dikirim” tanpa memberitahukan resinya, saya ya duduk manis saja menunggu, eh… sampai berhari-hari dari yang biasanya belum sampai juga… 

Mau ngecek ke situs jasa pengiriman bingung nomor resinya nggak ada. Terpaksa saya nanya ke penjualnya. Harusnya sih dari awal saya tanyakan ini. Agak lama juga diresponnya, sampai kemudian dikirimin juga. Pas saya cek, ternyata itu barang statusnya sudah diterima oleh orang rumah bernama fulan. Otomatis saya terkejut, di rumah saya tidak ada yang bernama fulan itu. 

Saya pun langsung menghubungi penjual yang rupanya tidak kooperatif dan merasa yang penting sudah mengirimkan paket pesanan (ini bikin saya males pesan lagi), dan saya hubungi jasa pengirimannya. Sampai kemudian saya yang malah ngurus sendiri ini itunya. Untungnya barang kembali dan tiba di rumah dan diterima oleh ibu saya. Iya, walaupun pembungkusnya seperti sudah dibuka. Duh, kalau saya lagi ada di rumah pasti saya tanya ke petugasnya itu, mengapa bisa jatuh ke tangan yang salah dan siapa sebenarnya si fulan itu? Ah, males juga saya nyari perkara, pun ibu saya pastinya… 

Well, padahal saya mencantumkan nomor telepon, apa susahnya petugas yang mengantar menelepon atau sms, ya? Di sini saya tidak akan memberitahukan jasa pengiriman yang digunakan oleh si penjual. Untuk pelajaran bersama saja, jangan sembarangan memberikan kiriman kalau bukan pada alamat dan orang yang tepat. Dan kepada penjual atau pengirim, resi itu penting karena bisa menjadi patokan estimasi kapan barang tiba… dan mengecek statusnya… serta sebagai bukti klaim ataupun keperluan komplain. 

Harapan besar sih ke depannya, jasa pengiriman harusnya otomatis mengirimkan resi pengiriman kepada nomor telepon si penerima. Karena kadang penjual suka lupa atau malas karena terlalu banyak yang harus dikerjain, walaupun sebenarnya mengirimkan nomor resi merupakan tanggung jawabnya pula. 

[]

8 komentar:

  1. iya betul supaya penerima juga bisa ngecek status progress nya udah sampai dimana. Kalau ngga ada resi kita juga jadi bertanya-tanya yak udah dikirim atau belum atau alamat ngga lengkap..dsb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Levina...
      Jadi bingung sendiri dan malah jadi banyak timbul pertanyaan kalau gak pegang resinya. :)

      Hapus
  2. Duh, itu emang ngeselin banget kalau kejadian kayak begitu yah,..
    Memang sebagai penjual, harusnya sih informatif & komunikatif sama pembeli sampai tuntas yah, sampai barang tiba di tangan pembeli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Bi. Nggak kayak pas pesan dan minta bukti transfernya deh ya. Itulah harusnya responsif dan proaktif. Pelayanan prima kan demi meningkatkan order dan omset penjual juga.

      Hapus
  3. Aku selalu minta resi pada kurir dan pakai website online cekresi.com untuk mendeteksi histori kirimanku.

    BalasHapus

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire