Senin, 25 April 2016

Apa yang Dimaksud dengan Belajar (Bahasa)?

AKU memang acapkali mengikuti pembelajaran bahasa secara luas, dan bagiku kegiatan tersebut sangatlah menarik. Walau begitu, belum dapatlah aku ini dikatakan sebagai seseorang yang penuh dengan gairah cinta terhadap bahasa. Sebab masih suka setengah hati, dan belum betul-betul (meminjam istilah yang biasa dipakai almarhum Mbak Surip) i love you full... terhadap bahasa. Tentu bukan berarti tanpa minat sama sekali. Apa asyiknya belajar bahasa? Atau sebelumnya, apa itu belajar dan apa itu bahasa, ya?



Bahasa itu... kalau ingat-ingat masa sekolah dasar dulu, ada istilahnya arti bahasa secara universal atau mondial. Pada masa itu seingatku, bahasa merupakan suatu ungkapan yang pada dasarnya bersifat ujaran secara lisan, yang membedakan antara kita dengan makhluk yang lainnya, misalnya dengan kera. Dengan kata lain, secara global kita dikatakan manusia kalau "berbahasa" (baik lisan, terlebih tertulis).

Lalu apa itu belajar...??? 

Aku rasa semuanya sudah tahu. Tetapi bolehlah kita merujuk kepada kitab suci bahasa Indonesia, KBBI hehehe... Dituliskan bahwa belajar memiliki tiga arti yang secara singkat aku padatkan dengan tiga kata saja, yakni berusaha, berlatih, dan berubah. Maka kalau ketiga kata itu dipadatkan lagi menjadi satu kata, aku pikir hanya "perubahan" yang dapat mewakili arti dari belajar. Tentu hal itu bukan tanpa pelatihan dan penguatan dari segi usaha berbahasa yang kita lakukan, sehingga terciptalah suatu perubahan. 

Nah, sekarang apa asyiknya belajar bahasa? 

Asyiknya? Pake banget! Alias asyik banget. Itu sih jawaban singkatnya. Namun kalau harus cerita, mengapa belajar bahasa itu mengasyikkan karena kita tidak hanya menyoal lambang bunyi, tetapi juga budaya bangsa pemakai bahasa yang kita pelajari itu. Istilah kata, kalau tanpa suatu bahasa ataupun kata-kata tertentu, ya nggak akan ada semua ini! Konyol memang, namun itu kenyataan yang kagak bisa ditampik.

Dan karena itu pulalah, aku cukup menaruh minat besar terhadap belajar (bahasa). Sekalipun memang banyak sekali halangannya, utamanya lingkungan. Memang belajar berapa bahasa sih?

Aku sih utamanya belajar bahasa Indonesia... Please, nggak perlu komentar kan orang Indonesia masak masih kudu belajar! Hahaha... Terus bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan internasional dan menjadi salah satu bahasa yang kerapkali menjadi media suatu karya dari bahasa asing lainnya diterjemahkan. 

Tidak hanya itu, aku juga tertarik dengan bahasa Prancis, Jerman, Mandarin, pun Arab serta bahasa Al Qur-an yang serumpun dengannya namun lebih tinggi derajatnya. Dan tentu bahasa daerahku sendiri, bahasa Sunda...!

Seperti dikatakan tadi, tidak mudah untuk belajar, banyak sekali halangannya. Misalnya saja tidak adanya sosok yang bisa dijadikan teladan contoh berbahasa yang baik dan benar. Belum lagi masih minimnya akses informasi kepada litelatur tertentu yang menunjang dan memperkaya khazanah berbahasa kita. Apa kemudian sama sekali mustahil untuk belajar (bahasa)?

TENTU SAJA TIDAK! Insya Allah, dengan jihad yang radikal, alias berupaya dengan segala daya upaya yang sungguh-sungguh, dengan berpikir maupun bertindak, akan tercapailah suatu perubahan dalam berbahasa yang tidak akan mudah sirna alias permanen. Dan itu memang butuh pembiasaan sebagai mana banyak dikatakan orang-orang dalam pengalaman mereka belajar (bahasa). 

Lantas, tujuan atau maksudnya belajar (bahasa) itu apa? Iya agar berbeda dan menjadi penanda, bahwa kita manusia.

Selamat belajar (bahasa), kawan sekalian!

[]

8 komentar:

  1. Kalau saya sedang belajar bahasa inggris, sedikit demi sedikit. Dng bljr bhs inggris, kita bisa lbih mudah mngnal dunia. Btw kunjungan baliknya ya di http://amir-silangit.blogspot.co.id/2016/04/ternyata-umroh-bareng-rabbani-tour-asik.html?m=1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya! Saya juga dikit-dikit lagi belajar Bahasa Inggris :)

      Hapus
  2. bener banget kang tujuan belajar bahasa itu agar membedakan bahwa kita ini manusia yang mempunyai bahasa yang santun :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe kesantunan sikap dan bahasa paduan yang luar biasa :)

      Hapus
  3. belajar bahasa jauh lebih mudah di masa muda dan kanak2 yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti kata pepatah ngukir di atas batu memang lebih mudah dbandingkan di atas air :)

      Hapus
  4. Aku juga dari dulu suka belajar bahasa.Bahasa favoritku Bahasa Inggris.Anteng deh kalau dah belajar Bahasa Inggris di sekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku waktu sekolah malah kurang suka bahasa, karena menurutku gurunya kurang cakap. Eh baru setelah lulus nyesel nggak serius waktu sekolah belajar bahasanya....

      Hapus

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire