Senin, 28 Maret 2016

Yang Menarik dari Sebuah Buku Cetak


Dari semua bentuk media, barangkali buku yang paling resisten terhadap pengaruh internet. Bayangkan saja, buku dalam versi digital lebih murah harganya dibandingkan dengan buku cetak. Apakah buku cetak akan segera berhenti? Dan tak ada lagi kecuali kita pergi ke museum buku?


Sebagai alat untuk membaca, buku tetap memiliki keuntungan yang menarik, jika harus diperbandingkan dengan buku digital. Bagaimana tidak? Kita dapat membawa buku ke pantai dan tidak takut halamannya terkena pasir ataupun terkena bercak air.

Saat tidur? Of course, kita kadang keasyikan membaca dan tertidur, tidak jarang buku terjatuh ke lantai. Bagaimana kalau perangkat gawai yang jatuh? Pasti berisiko bukan?

Bahkan bukan menjadi suatu masalah saat tengah asyik ngopi di pagi harus terus gelasnya tumpah ke buku! Diinjak? Diduduki? Duh kebangetan sih, tapi nyata dibegitukan sekalipun risikonya tetap ringan dibandingkan dengan versi digital yang repot dan riskan medianya..

Tidak hanya itu, kita pun tidak harus bersusah payah mengisi energi atau mendapati baterai gawai kita mati. Sekalipun, buku yang berbangun ruang itu, bisa menyusahkan juga kalau dibawa banyak-banyak!


Ya, ada lebih dan kurangnya sih. Hanya saja, kalau dipikir-pikir, buku cetak lebih memiliki risiko yang kecil daripada buku digital. Dan sampai saat ini, saya memang belum pernah yang namanya beli buku dalam versi digital. Kalaupun unduh ya yang ebook free dan itupun kalau nggak penting-penting banget mah malas juga.

Saya mungkin terlalu kuno dan sulit move one untuk menuju era digital yang lebih lagi. Mau bagaimana lagi, saya masih merasakan kenyataman dengan buku cetak. Sentuhan jemari pada halaman-halamannya, aroma buku yang khas ditangkap hidung. Dan… masih banyak alasan lainnya yang membuat saya tetap jatuh hati kepada yang namanya buku versi cetak.

Bahkan untuk buku karya saya sendiri pun saya cetak, tidak dalam bentuk ebook.

Kalau rekan sekalian?

[]

6 komentar:

  1. enaknya ebook sih ringan dibawa kemana-mana ya. Tapi kadang butuh juga buku cetak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ringannya pun tergantung gawainya, kalau bacanya di laptop tetap saja riskan. dan berat juga dari segi data penyimpana terkadang. hehehe

      Hapus
  2. idem sih mas, saya cenderung suka membeli edisi cetak sememntara kalo yang berbau ebook ya cenderung donlot aja. Mumpung dirumahbisa pake wifi sakjebole

    BalasHapus
  3. baca buku sama baca ebook "feel" nya beda, hidup bukuuu

    BalasHapus

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire