Selasa, 22 Maret 2016

Welas Asih dan Kecerdasan

Kita hidup di dunia ini tidak mungkin lepas dari hubungan horizonal dengan sesama manusia, bahkan itu lebih riil dan nyata dibandingkan dengan hubungan vertikal kepada Tuhan. Apakah dalam yang horizon itu ada kebenaran?

Kebenaran hanya mungkin didapat apabila kita memiliki kebebasan. Hanya saja, adakah kebebasan tanpa tepi di dunia ini? Dalam beberapa hal mungkin saja ada, dalam hal lainnya sangat mustahil akan hal itu. Lalu apa hubungannya antara welas asih dan kecerdasan?


Itulah dua hal yang dapat membawa kita menemukan diri kita sendiri, yakni kebenaran yang sejati. Bukankah siapa yang mengenal dirinya akan mengenal Tuhannya? Jadi, tidak selalu soal agama an sich!


[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire