Selasa, 29 Maret 2016

Dari Angola Hingga Zambia

Di Zimbabwe, anak-anak memunguti apa yang dapat dimakan
Apa yang dapat kita petik sebagai pelajaran kalau bicara soal negara-negara lain di dunia ini? Tentu saja, setiap negara ingin agar penduduknya makmur, namun hegemoni dunia, hasrat tampuk kekuasaan, dan gaya hidup di suatu negara lain berimbas kepada negara lainnya. 

Apakah Indonesia negara yang tingkat kemiskinannya tertinggi di dunia? 


Ternyata tidak juga, justru kita masih dapat dikatakan tetap sebagai negara berkembang sejauh ini. Lalu negara mana sajakah yang masuk ke dalam kategori negara termiskin di dunia?

Mengacu kepada data dari whichcountry.co tahun 2015, berikut inilah data negara dengan tingkat kemiskinan penduduknya tertinggi di dunia:

10. ANGOLA

Di negara yang kerapkali terjadi peperangan ini, nyaris 70% penduduknya hidup dalam kemiskinan. Dalam hal pendapatan, 7 dari 10 orang di Angola hanya mendapatkan penghasilan dan bertahan hidup dengan biaya kurang dari 2 dollar per harinya. Padahal, secara sumber daya alam negara ini cukup berlimpah. Jadi inget Indonesia, nggak?

9. SURINAME

Tingkat kemiskinan di negara ini mencapai 70% dari total populasi. Alumunium dan minyak merupakan komoditas dari perekonomian di negara ini, hanya saja karena kedua barang tersebut harganya kerap dipengaruhi pasar dan negara tidak terlalu punya kuasa mengkontrol harga, maka yang terjadi adalah kejatuhan ekonomi. Disayangkan sekali ya, bagaimana pun kemampuan negara dalam mengkondisikan perekonomian harus menjadi prioritas. Pasar bebas, jangan sampai menjerumuskan bukan?

8. GUATEMALA

Bagaimana dengan negara ini? Menurut PBB, 75% penduduk Guatemala berada di garis kemiskinan, bahkan 700 ribu diantaranya benar-benar berada dalam kemiskinan yang sangat ekstrem. Bagaimana dengan Indonesia? Acapkali kita melihat berita tentang beberapa WNI yang, entah bagaimana mereka bisa bertahan hidup dengan kondisi ekonomi mengenaskan. Semoga tidak terjadi lagi.

7. LIBERIA

Perekonomian negara ini hancur karena perang saudara yang sering terjadi. Dampaknya? 80% Penduduk Liberia berada dalam kemiskinan. Sekalipun negara tersebut memiliki ekspor besi dan karet, hal itu tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Data terakhir, 85% penduduknya tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. Apa kabarnya dengan tingkat pengangguran di Indonesia? Semoga terus menurun, ya!

6. HAITI

Dengan 80% tingkat kemiskinannya, Haiti banyak dihidupi dari program-program bantuan internasional, selebihnya penduduk mengandalkan sektor pertanian untuk menunjang perekonomiannya. Oh, Indonesia, bagaimanakah dengan sebutan negara agraria, masihkah berlaku sedangkan alih fungsi lahan terus terjadi di mana-mana?

5. MOLDOVA

Selepas dari Uni Soviet, tingkat perekonomian negara ini menurun drastis ke angka 80%. Mesin penggerak utama perekonomian hanya sektor pertanian. Semoga kita tidak lantas hilang dan jatuh karena sektor pertanian yang tidak berkembang.

4. CHAD

Sebagai negara dengan sumber minyak yang kaya, rupanya tidak lantas menjadikan penduduknya makmur. Malah 80% populasi berada dalam garis kemiskinan. Apa pasal? Pemerintah malah mementingkan keuntungan dari jual minyak mentah untuk keperluan membeli senjata. Pertahanan? Perang untuk kekuasan. Mengerikan. Bagaimana dengan  TNI? Semoga dengan peralatan yang ada akan tetap mempertahankan NKRI, dan tentu semoga ada dana untuk keperluan itu, ya! Tentu bukan untuk tujuan perang belaka!

3. ZIMBABWE

Populasi dalam zona kemiskinan mencapai 80%. Hal itu terjadi karena tingkat inflasi yang sangat tinggi hingga sempat mencapai 100, distribusi yang buruk, dan pasukan yang kurang. Akhirnya, banyak penduduk yang lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan dasar di negara tetangganya. Tidak jarang anak-anak memunguti apa yang dapat mereka makan. Dan di kita? Tidak jarang penduduk di batas wilayah kita misalnya di utara Kalimantan sana, WNI lebih dekat ke Malaysia termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan dapurnya. Duh semoga tidak terjadi terus begitu, ya!

2. JALUR GAZA

Pada dasarnya, kemiskinan di Jalur Gaza tidak terlalu ektrem kalau saja Israel tidak terus menerus melakukan blokade perekononian termasuk atas bantuan kemanusiaan. Perang yang terjadi jelas menghancurkan seluruh sendi ekonomi masyarakatnya. Pertanian, manufaktur, maupun kontruksi akhirnya tidak berjalan karena hambatan peperangan. Semoga segera usai tindak kejahatan Isreal atas Palestina utamanya di Jalur Gaza.

1. ZAMBIA

Dengan 86% populasinya berada dalam kemiskinan, Zambia menjadi negara yang paling miskin di dunia. Sekalipun dunia industri ini lumayan maju dan menjadi produsen tembaga terkemuka di dunia, tetap saja penduduknya miskin. Kekayaan hanya dimiliki dan dimonopoli oleh mereka yang punya kekuasan saja.

ADAKAH yang dapat kita petik sebagai pelajaran dari negara-negara termiskin tersebut? PERTAMA, peperangan tidak akan pernah menguntungkan apalagi perang saudara. KEDUA, sumber daya berlimpah tidak akan berdampak bagi kemajuan perekonomian suatu bangsa kalau sumber daya manusianya tidak memiliki kemampuan untuk mengelolanya. KETIGA, kita harus ingat pada firman Allah, "... supaya harta itu jangan hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..."

APA ARTINYA? Kita harus saling percaya dan berbagi sebagai bangsa, jangan hanya mengutamakan kepentingan ataupun kebutuhan pribadi. Bukan begitu?

[]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire