Jumat, 25 Maret 2016

Beberapa Hal yang Bikin #BahagiadiRumah


Apakah RUMAH itu? Apakah BAHAGIA itu? Tidak sedikit para pemikir di dunia ini mengemukakan pendapat bahwa rumah itu tidak selalu berarti tempat, kadang ia bisa berarti seseorang yang seperti rumah. Bagaimana bisa? Dan, apakah kita bisa bahagia di rumah?
Sudah bukan rahasia umum lagi yang namanya rumah itu tempat kita bisa sangat terbuka, jujur, dan apa adanya. Di dalamnya kita bisa merasa terlindungi, nyaman, dan dapat menjadi lebih dari yang lain yakni diri sendiri.

Nah, tidak jarang kita pun menjumpai seseorang yang begitu pengertian dan kala di dekatnya kita serasa berada di rumah. Tetapi, kali ini aku tidak akan membahas soal seseorang yang menjadikan aku seperti tengah di rumah.

Aku justru ingin membahas soal rumah itu sendiri dalam artian yang sebenarnya, sebagai tempat, yang bagaimana pun tidak ada duanya. Sehingga, selalu ada beberapa hal yang bikin aku bahagia di rumah, melebihi rasa bahagia di manapun.

Bicara soal bahagia, tidak bisa tidak kita akan menyoal di mana kita dapat bahagia. Dan jawabanku adalah rumah. Kebahagiaan itu berupa ketenangan dan kenyamanan yang barangkali hanya bisa dirasakan oleh batinku sendiri.

Adapun beberapa hal itu, yang bikin aku bahagia di rumah itu...

PERPUSTAKAAN PRIBADI

Tidak terlalu besar, hanya beberapa rak lemari berisi deretan buku, yang menurutku sangat membahagiaan kalau membacanya, dan itu adanya di rumah. Tahu sendiri kan, nggak mungkin juga kita bisa bahwa semua buku ke mana-mana, maka saat di rumah aku bahagia karena dekat dengan koleksi-koleksi bacaanku.

TEMPAT TIDUR SENDIRI

Jujur saja, aku tuh kurang bisa tidur nyenyak bahkan kadang nggak tidur sama sekali kalau bukan tidur di tempat tidur sendiri. Sebagaimanapun kondisinya, kasur di kamar sendiri selalu lebih empuk, nyaman, dan menggemaskan. Pastinya bikin kualitas tidur terjaga sebab nggak ada gangguan, lawong di kamar sendiri, bukan?

DI RUMAH ADA IBU DAN BERJUTA KISAH

Ini nih yang nggak bisa tergantikan, selain karena memang aku belum punya rumah sendiri, jadi masih serumah dengan Ibu, dan kini aku hanya berdua saja dengan  ibu karena adik perempuanku sudah diboyong suaminya, sedangkan ayahku sudah lama berpisah dengan Ibu. 

Adanya Ibu di rumah menjadi faktor yang bikin rasa bahagiaku nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, apalagi belakangan ini kami hanya tinggal berdua, kualitas waktu kami jadi lebih dekat dan akrab. Dari itu semua, terciptalah berjuta kisah.

Pengalaman dari aneka kisah di rumah itupun membuat aku menjadi selalu bahagia kalau ada di rumah. Sekalipun rumah kami yang sekarang ini belum selama Tabloid Nova yang begitu setia menemani Sahabat Nova, yang kini tengah memperingati NOVAVERSARY, hari lahirnya yang ke-28 tahun. Namun demikian rumahku sejauh ini begitu setia menghadirkan hal-hal yang tidak bisa tidak memang bikin aku bahagia. Sebagaimana membahagiakannya kalau bisa baca Tabloid Nova di rumah sehingga bisa memberikan suatu nuansa yang beda. Semoga saja, kesetian rumah sebagaimana kesetian Tabloid Nova kepada Sahabat Nova terus berlangsung hingga tahun-tahun yang akan datang kemudiannya. 

Itu semua memang hanya mungkin kalau dilandasi dengan cinta kasih. 

Salam

[]


2 komentar:

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire