Selasa, 08 Maret 2016

Bahagia Itu Soal Apa?

Belakangan ini, siapa saja yang memiliki akun facebook pasti menemukan postingan yang dibagikan berupa objek wisata, tempat-tempat indah. Dan banyak orang berbondong-bondong kemudian mengunjunginya dan mereka pun bahagia? Benarkah?! 


Apa itu bahagia? Apakah bahagia itu soal tempat semata, atau lebih kepada feeling? Orang memang bisa berbeda pendapat soal ini. Bahkan, ketika aku harus menyusuri gang-gang sempit di padatnya perkampungan di Jakarta, aku melihat, dengan mataku sendiri, bahwa anak-anak itu, orang-orang dewasa itu, ada pula yang bahagia, dalam artian mereka begitu tidak peduli dan enjoy saja menjalani kehidupan mereka itu. Barangkali hal itu seperti di India, sekalipun kesenjangan sosial di negara itu sangat mencolok, tetapi semuanya seperti memiliki konsep bahagia sendiri sehingga kasta terendah sekalipun tidak pernah terlalu mengeluh dan berontak atas kasta yang di atasnya. 

Apakah bahagia seperti soal kenangan lama dengan seorang kekasih? Di mana hal itu akan terus menghantui kalau kita justru berusaha menolaknya? Akankah berdamai dengan kehidupan merupakan satu langkah nyata agar kita bahagia? Ah, mungkin bagiku iya. Sekali lagi, soal ini memang bisa sangat relatif sekali. Semua punya pandangan sendiri. Bahagia aku dan bahagiamu barangkali beda. Akan tetapi, itu semua tidak harus menjadikan kita lupa untuk berbuat baik kepada sesama. Menurut rekan sekalian bagaimana, bahagia itu soal apa?

[]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire