Sabtu, 02 Januari 2016

Yakin Suami Anda Tidak Poligami?

BARANGKALI benar bahwa perempuan itu selalu benar. Tetapi perlu juga diingat kalau suami pun suka mencari-cari alasan pembenaran atas apa yang dikehendakinya. Intinya apa? Baik suami ataupun istri, pasti tidak bisa lepas dari alasan-alasan.

Nah, mengapa saya membuat judul "Yakin Suami Anda Tidak Poligami?" Sebab nyaris seratus persen suami yang poligami pasti tanpa sepengetahuan istri pertama. Banyak kasus, bahkan beberapa sangat bersingkungan dengan saya, dalam artian saya pun menjadi saksi mata bahwa kejadian tersebut terjadi. Sangat memuakkan, apalagi jika yang berpoligami itu seorang yang munafik. Dalam artian bermuka dua. Sangat tidak kasihan dengan istri pertama yang tidak kalah mudanya dengan madunya. Apalagi sudah ada anak. Apa tidak mikir? Boleh saja harta cukup, tetapi masa untuk meminta izin atau agar tahu saja tidak berani? Wajar sih, secara tidak sesuai tabiat dari Rasulullah, bahwa yang dipoligami itu harusnya yang memang perlu mendapatkan lindungan. Ini apa?

Duh, saya jadi senewen sendiri. Tentu saja, selain perempuan harus yakin. Suami pun harus yakin, karena tidak sedikit juga para istri yang malah selingkuh. 

Benar-benar berumah tangga itu tidak mudah bukan?

Saya bukannya tidak setuju. Tetapi kalau poligami ya jangan jadi brengsek-brengsek banget gitu. Ah, tetapi rata-rata yang poligami sekarang ini memang brengsek pula, kan? Sekalipun tidak semua tentunya...

[]

1 komentar:

  1. Poligami dengan ilmu agama tentu berbeda dengan poligami tanpa ilmu agama mas

    Salam,
    Ara

    BalasHapus

suatu kata merindukan kata lainnya

L'homme est libre au moment qu'il veut l'être ― Voltaire